Welcome
<CENTER>Selamat Datang di FORUM ENGINEER INDONESIA (FEI) Forum ini untuk ajang komunikasi dan solidaritas sesama Engineer dan calon-calon Engineer.
forum ini adalah Freeforum yaitu forum bebas, yang membahas apa saja tentang Engineer.
Terimakasih
SILAHKAN BERGABUNG
<CENTER>

ENGINEER beralih Fungsi... (BANTING STIR)

Tempat berdiskusi bebas antar sesama anggota forum

Moderators: hendra_tri, FEI

ENGINEER beralih Fungsi... (BANTING STIR)

Postby hendra_tri on Sun Mar 30, 2008 5:24 am

Pada awalnya kita di cetak dan dididik untuk menjadi seorang engineer, kenyataannya saat ini karena tuntunan dan susahnya mencari dan mendapatkan pekerjaan sesuai yang diinginkan, maka tidak banyak juga yang banting stir memilih profesi lain. Nah... jika kalian seperti itu, apa yang akan kalian lakukan dengan ilmu engineer yang dimilik di tempat kerjaan yang tidak ada hubungannya dengan seorang engineer.
User avatar
hendra_tri
MODERATOR
 
Posts: 46
Joined: Sun Mar 30, 2008 5:01 am
Location: Thailand

Re: ENGINEER beralih Fungsi... (BANTING STIR)

Postby thariadi on Mon Mar 31, 2008 2:31 am

hendra_tri wrote:Pada awalnya kita di cetak dan dididik untuk menjadi seorang engineer, kenyataannya saat ini karena tuntunan dan susahnya mencari dan mendapatkan pekerjaan sesuai yang diinginkan, maka tidak banyak juga yang banting stir memilih profesi lain. Nah... jika kalian seperti itu, apa yang akan kalian lakukan dengan ilmu engineer yang dimilik di tempat kerjaan yang tidak ada hubungannya dengan seorang engineer.
:roll: [align=justify][/align]
-----------

Ya, Banting stir, bikin web site adalah pilihan terbaik, ya nggak?
http://teddy-hariadi.blogspot.com
Mari bikin duit dengan ngeblog
thariadi
Fresh Engineer
 
Posts: 1
Joined: Mon Mar 31, 2008 1:37 am
Location: Karawang

Postby Engineer_Tampan on Wed Apr 02, 2008 7:43 am

Kita tetap bisa mengaplikasikan nilai T.Kimia kita bang, kalo sslama saya kuliah dulu diajari yang namanya Chemical Engineering Tools, yang isinya kurang lebih:
1. Neraca Massa
2. Neraca Panas
3. Kesetimbangan Proses
4. Ekonomi Proses
5. Hubungan Masyarakat

Nah kalo kita bekerja dibidang Non-Teknik, saya rasa point 5 masih bisa diterapkan.

jabat erat
User avatar
Engineer_Tampan
MODERATOR
 
Posts: 48
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am
Location: Jakarta

Postby hendra_tri on Wed Apr 02, 2008 9:30 am

Engineer_Tampan wrote:Kita tetap bisa mengaplikasikan nilai T.Kimia kita bang, kalo sslama saya kuliah dulu diajari yang namanya Chemical Engineering Tools, yang isinya kurang lebih:
1. Neraca Massa
2. Neraca Panas
3. Kesetimbangan Proses
4. Ekonomi Proses
5. Hubungan Masyarakat

Nah kalo kita bekerja dibidang Non-Teknik, saya rasa point 5 masih bisa diterapkan.

jabat erat


yang saya maksud adalah ilmu inti dan ke-engineeringan yang dipelajari. kalo ilmu yang lain kan hanya sekedar saja...
nah kalo ilmu inti kita, apakah akan kita biarkan begitu saja ia tanpa ada aplikasi ilmunya...???
kalo mau menggeluti bidang lain... kenapa gak fokus ke bidang itu saja... kita kan akan lebih ahli dibidang tersebut.
Sehingga apa yang sudah kita pelajari dan dapatkan tidak menjadi sia-sia kalau kita betul2 bisa mengaplikasikannya.
User avatar
hendra_tri
MODERATOR
 
Posts: 46
Joined: Sun Mar 30, 2008 5:01 am
Location: Thailand

Postby Engineer_Tampan on Wed Apr 02, 2008 10:58 am

ilmu inti = heat & mass balance (proses reaksi, stoikiometri, konversi energi, dll)
ke-engineering-an = alat-alat proses (reaktor, kolom, pompa, dll), bioteknologi, separasi, rekayasa process, dll

Segala sesuatu di alam semesta ini akan menuju kepada titik kesetimbangan, nah di ilmu T.Kimia diaplikasikan kedalam "ajaran" heat & mass balance, kita sebagai seorang process engineer pasti dapat melihat & merasakan dahsyat-nya pengertian dan pemahaman konsep heat & mass balance. contoh :jika didalam kehidupan nyata kita sekarang ini kita bekerja didalam bidang akuntansi (keuangan), aliran cash flow uang bisa kita masukkan dalam konsep heat & mass balance, karena uang yang masuk-keluar harus sama, nah ini baru secuil contoh aplikasi konsep T.Kimia yang bisa kita terapkan dalam dunia nyata walaupun kita bekerja jauh dari ke-engineering-an. Pernyataan saya ini sekaligus meralat postingan saya tadi, sejatinya semua aplikasi T.Kimia dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

@hendra_tri : seorang process engineer (lulusan T.Kimia) seharusnya tidak terpaku pada mindset mendapat pekerjaan a.k.a pegawai, kita seharusnya berani untuk memulai+membuat lapangan pekerjaan, karena saya yakin dengan berpegang pada nilai2 Chemical Engineering Tools semua tantangan+hambatan dapat diatasi.

jabat erat
User avatar
Engineer_Tampan
MODERATOR
 
Posts: 48
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am
Location: Jakarta

Postby Engineer_Tampan on Wed Apr 02, 2008 11:03 am

@hendra_tri : maaf saya kira anda seorang Process Engineer, semoga anda sudi memaafkan kecerobohan saya :oops:

tetap semangat bang dalam mengarungi hidup :D


jabat erat
User avatar
Engineer_Tampan
MODERATOR
 
Posts: 48
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am
Location: Jakarta

Postby hendra_tri on Wed Apr 02, 2008 1:46 pm

Engineer_Tampan wrote:ilmu inti = heat & mass balance (proses reaksi, stoikiometri, konversi energi, dll)
ke-engineering-an = alat-alat proses (reaktor, kolom, pompa, dll), bioteknologi, separasi, rekayasa process, dll

Segala sesuatu di alam semesta ini akan menuju kepada titik kesetimbangan, nah di ilmu T.Kimia diaplikasikan kedalam "ajaran" heat & mass balance, kita sebagai seorang process engineer pasti dapat melihat & merasakan dahsyat-nya pengertian dan pemahaman konsep heat & mass balance. contoh :jika didalam kehidupan nyata kita sekarang ini kita bekerja didalam bidang akuntansi (keuangan), aliran cash flow uang bisa kita masukkan dalam konsep heat & mass balance, karena uang yang masuk-keluar harus sama, nah ini baru secuil contoh aplikasi konsep T.Kimia yang bisa kita terapkan dalam dunia nyata walaupun kita bekerja jauh dari ke-engineering-an. Pernyataan saya ini sekaligus meralat postingan saya tadi, sejatinya semua aplikasi T.Kimia dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

@hendra_tri : seorang process engineer (lulusan T.Kimia) seharusnya tidak terpaku pada mindset mendapat pekerjaan a.k.a pegawai, kita seharusnya berani untuk memulai+membuat lapangan pekerjaan, karena saya yakin dengan berpegang pada nilai2 Chemical Engineering Tools semua tantangan+hambatan dapat diatasi.

jabat erat


kalo semua dihubungkan, pasti selalu aja ada hubungan, tapi seharusnya kita lebih mengedepankan profesionalitas. Akan lebih susah orang process untuk belajar ekonomi dari pada seorang ekonom, akan lebih susah seorang engineer untuk belajar hukum dari pada orang hukum, akan lebih susah orang ekonomi untuk belajar prosess. Akan lebih susah seorang sarjana pertanian untuk menggeluti bidang kedokteran..... di sinilah intinya. Kalau di luar negeri (europe or amerika), banyak dari mereka yang benar-benar ahli dan profesionalitas dibidangnya, karena mereka mengkonsep dari awal rencana jangka panjang apa yang akan mereka lakukan.
nah... kalo kita mau jadi ekonom, apa gak sebaiknya kita lebih fokus dulu kuliah bisnis dan ekonomi dari pada teknik kimia, Pondasi pengetahuan yang kita miliki akan lebih kuat jika kita berjalan di bdangnya.

Yup... karena banyak yang tidak dapat kerja, menjadi enterpreneur adalah salah satu alternatif, saya kan gak bilang kita harus bekerja (menjadi pegawai, buruh, dll).
User avatar
hendra_tri
MODERATOR
 
Posts: 46
Joined: Sun Mar 30, 2008 5:01 am
Location: Thailand

Postby Engineer_Tampan on Thu Apr 03, 2008 2:57 am

Kehidupan adalah proses pembelajaran yang terus menerus, begitu juga dengan pekerjaan-->proses belajar juga.

idealnya memang the right men in the right place, in the right job, in the right time, dan in the..in the yang lain.
malangnya, kita sekarang ini hidup didunia (negara) yang belum ideal, semua orang harus bisa mengerjakan "sesuatu", entah itu bidangnya ato bukan. Kalo anda hidup dinegara Eropa yang notabene memang relatif lebih maju dibanding Asia, ide ke-profesionalitas-an akan begitu mudah mendapatkan tempatnya.

Jika saat ini kita bekerja tidak dibidang/keahlian kita, anggaplah merupakan tambahan ilmu gratis yang tidak didapatkan dibangku kuliah, didunia ini tidak ada yang sia-sia, anda mabuk2an pun mendapatkan dampaknya (liver jebol, dll), apalgi melakukan hal2 yang positif.

tetap semangat+ceria+yakin dalam menghadapi kehidupan, hidup ini indah bagi orang2 yang dapat memahaminya.

jabat erat
User avatar
Engineer_Tampan
MODERATOR
 
Posts: 48
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am
Location: Jakarta

Postby tromix on Thu Apr 03, 2008 3:38 am

Bekerja bukan pada background kita,,,yah..That isn't a big deal brow!!!
Intinya,kerja adalah proses belajar (sama ama omongan bocah yg ngaku2 tampan).
Meskipun diakui atao tidak, kita pasti akan mendapat banyak tantangan ketika kita bekerja diluar backgrond kita..
Sedangkan manusia waras pada dasarnya adalah makhluk yang sangat senang akan tantangan.Bagaimanapun karakter manusia tersebut.

Intinya, Itsn't a big deal kalo kita bekerja diluar background kita. Bahkan akan banyak tantangan & pengetahuan baru yang akan kita dapat.
Bukankah kita hidup untuk terus belajar, belajar, dan belajar??


Orang Desa..
tromix
Fresh Engineer
 
Posts: 6
Joined: Thu Apr 03, 2008 3:08 am

Postby Engineer_Tampan on Thu Apr 03, 2008 3:52 am

ah saya jadi malu sodara tromix :oops: , anda mengusik ketampanan saya, hehehehehe

postingan anda saya rasa mengamini pendapat saya, betul begitu sodara tromix? :roll:
User avatar
Engineer_Tampan
MODERATOR
 
Posts: 48
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am
Location: Jakarta

Postby tromix on Thu Apr 03, 2008 4:08 am

Anda terlalu cepat mengambil kesimpulan bung tampan.
Secara saya sama sekali tidak mengamini anda. :twisted:
Saya hanya berpendapat bahwa bekerja diluar background kita bukanlah permasalahan besar..
Tapi kalo bisa, kita juga harus mengamalkan ilmu sesuai background kita demi kemajuan bangsa tanpa melupakan keilmuan bidang lainnya.
Kehidupan memang harus balance, karena itu adalah sifat alami kehidupan.
Artinya disini, meskipun misalnya kita memilih profesional di background kita, tapi jangan pernah mengesampingkan bidang yang lain untuk terus kita pelajari..




Salam,

Anak Desa
tromix
Fresh Engineer
 
Posts: 6
Joined: Thu Apr 03, 2008 3:08 am

Postby Engineer_Tampan on Thu Apr 03, 2008 4:14 am

tromix wrote:Anda terlalu cepat mengambil kesimpulan bung tampan.
Secara saya sama sekali tidak mengamini anda. :twisted:
Saya hanya berpendapat bahwa bekerja diluar background kita bukanlah permasalahan besar..
Tapi kalo bisa, kita juga harus mengamalkan ilmu sesuai background kita demi kemajuan bangsa tanpa melupakan keilmuan bidang lainnya.
Kehidupan memang harus balance, karena itu adalah sifat alami kehidupan.
Artinya disini, meskipun misalnya kita memilih profesional di background kita, tapi jangan pernah mengesampingkan bidang yang lain untuk terus kita pelajari..

Salam,

Anak Desa


Amien
User avatar
Engineer_Tampan
MODERATOR
 
Posts: 48
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am
Location: Jakarta

Postby hanya_sebuah_debu on Tue Apr 08, 2008 4:53 am

tromix wrote:Bekerja bukan pada background kita,,,yah..That isn't a big deal brow!!!
Intinya,kerja adalah proses belajar (sama ama omongan bocah yg ngaku2 tampan).
Meskipun diakui atao tidak, kita pasti akan mendapat banyak tantangan ketika kita bekerja diluar backgrond kita..
Sedangkan manusia waras pada dasarnya adalah makhluk yang sangat senang akan tantangan.Bagaimanapun karakter manusia tersebut.

Intinya, Itsn't a big deal kalo kita bekerja diluar background kita. Bahkan akan banyak tantangan & pengetahuan baru yang akan kita dapat.
Bukankah kita hidup untuk terus belajar, belajar, dan belajar??


Orang Desa..


untuk sementara saya akan loyal pada disiplin ilmu yang saya miliki dulu, dan bekerja di tempat yang sesuai dengan background kita sewaktu kuliah...

Baru nanti kalo sudah terkumpul hasil dari memanfaatkan background ilmu sewaktu kuliah, bisa dipikirkan meloncat menjadi enterpreneur kondang...


Piss
User avatar
hanya_sebuah_debu
Yunior Engineer
 
Posts: 43
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am

Postby Engineer_Tampan on Tue Apr 08, 2008 6:39 am

^
^
kalo boleh berbagi ilmu bisa di-share persiapannya apa aja buat jadi entrepreneur (tapi ga perlu pake kondang)

jabat erat
User avatar
Engineer_Tampan
MODERATOR
 
Posts: 48
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am
Location: Jakarta

Postby hanya_sebuah_debu on Wed Apr 09, 2008 10:00 am

Silahken para engineers yang lain monggo kalo sudah ada yang menjadi enterpreneur sejati. Kalo saya masih kecil2an aja. Jadi belum pantas kalo share ilmu disini, nanti disembur sama Om Purdi.


love. Laura
User avatar
hanya_sebuah_debu
Yunior Engineer
 
Posts: 43
Joined: Wed Apr 02, 2008 6:46 am

Next

Return to DISKUSI BEBAS

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests

cron