| Welcome | |
|---|---|
| <CENTER>Selamat Datang di FORUM ENGINEER INDONESIA (FEI) Forum ini untuk ajang komunikasi dan solidaritas sesama Engineer dan calon-calon Engineer.
forum ini adalah Freeforum yaitu forum bebas, yang membahas apa saja tentang Engineer. Terimakasih SILAHKAN BERGABUNG <CENTER> |
|
Moderators: hendra_tri, FEI
hendra_tri wrote:Pada awalnya kita di cetak dan dididik untuk menjadi seorang engineer, kenyataannya saat ini karena tuntunan dan susahnya mencari dan mendapatkan pekerjaan sesuai yang diinginkan, maka tidak banyak juga yang banting stir memilih profesi lain. Nah... jika kalian seperti itu, apa yang akan kalian lakukan dengan ilmu engineer yang dimilik di tempat kerjaan yang tidak ada hubungannya dengan seorang engineer.
Engineer_Tampan wrote:Kita tetap bisa mengaplikasikan nilai T.Kimia kita bang, kalo sslama saya kuliah dulu diajari yang namanya Chemical Engineering Tools, yang isinya kurang lebih:
1. Neraca Massa
2. Neraca Panas
3. Kesetimbangan Proses
4. Ekonomi Proses
5. Hubungan Masyarakat
Nah kalo kita bekerja dibidang Non-Teknik, saya rasa point 5 masih bisa diterapkan.
jabat erat
Engineer_Tampan wrote:ilmu inti = heat & mass balance (proses reaksi, stoikiometri, konversi energi, dll)
ke-engineering-an = alat-alat proses (reaktor, kolom, pompa, dll), bioteknologi, separasi, rekayasa process, dll
Segala sesuatu di alam semesta ini akan menuju kepada titik kesetimbangan, nah di ilmu T.Kimia diaplikasikan kedalam "ajaran" heat & mass balance, kita sebagai seorang process engineer pasti dapat melihat & merasakan dahsyat-nya pengertian dan pemahaman konsep heat & mass balance. contoh :jika didalam kehidupan nyata kita sekarang ini kita bekerja didalam bidang akuntansi (keuangan), aliran cash flow uang bisa kita masukkan dalam konsep heat & mass balance, karena uang yang masuk-keluar harus sama, nah ini baru secuil contoh aplikasi konsep T.Kimia yang bisa kita terapkan dalam dunia nyata walaupun kita bekerja jauh dari ke-engineering-an. Pernyataan saya ini sekaligus meralat postingan saya tadi, sejatinya semua aplikasi T.Kimia dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
@hendra_tri : seorang process engineer (lulusan T.Kimia) seharusnya tidak terpaku pada mindset mendapat pekerjaan a.k.a pegawai, kita seharusnya berani untuk memulai+membuat lapangan pekerjaan, karena saya yakin dengan berpegang pada nilai2 Chemical Engineering Tools semua tantangan+hambatan dapat diatasi.
jabat erat
tromix wrote:Anda terlalu cepat mengambil kesimpulan bung tampan.
Secara saya sama sekali tidak mengamini anda.![]()
Saya hanya berpendapat bahwa bekerja diluar background kita bukanlah permasalahan besar..
Tapi kalo bisa, kita juga harus mengamalkan ilmu sesuai background kita demi kemajuan bangsa tanpa melupakan keilmuan bidang lainnya.
Kehidupan memang harus balance, karena itu adalah sifat alami kehidupan.
Artinya disini, meskipun misalnya kita memilih profesional di background kita, tapi jangan pernah mengesampingkan bidang yang lain untuk terus kita pelajari..
Salam,
Anak Desa
tromix wrote:Bekerja bukan pada background kita,,,yah..That isn't a big deal brow!!!
Intinya,kerja adalah proses belajar (sama ama omongan bocah yg ngaku2 tampan).
Meskipun diakui atao tidak, kita pasti akan mendapat banyak tantangan ketika kita bekerja diluar backgrond kita..
Sedangkan manusia waras pada dasarnya adalah makhluk yang sangat senang akan tantangan.Bagaimanapun karakter manusia tersebut.
Intinya, Itsn't a big deal kalo kita bekerja diluar background kita. Bahkan akan banyak tantangan & pengetahuan baru yang akan kita dapat.
Bukankah kita hidup untuk terus belajar, belajar, dan belajar??
Orang Desa..
Users browsing this forum: No registered users and 0 guests